
Baru saja menonton SORE : Istri Dari Masa Depan di hari perdana penayangannya. Merupakan salah satu film yang kunantikan, ya benar karena kena magis di film Jatuh Cinta Seperti di Film Film dan ternyata emang bagus dan indah ni film SORE. Visualnya cakep lagi di Kroasia sama negara mana lagi itu, shoot shoot cinematographynya beeuh cakep abis plus musiknya juga enak calm di dengar.
Review lainnya tentu saja SORE yang emang parah kali, bayangkan ada partner yang rela respawn berkali kali demi lu bisa hidup lebih lama sedikit aja. Tapi lu gak bisa karena yang dilawan final bos bernama WAKTU. Ini juga aneh, bisa-bisanya tiga babak dengan tiga karakter Jonathan, Sore dan Waktu. Yak, Waktu sebagai Waktu itu gimana coba konsepnya.
Waktu terlalu overpower, gak bisa dilawan sama Sore. Terus Jonathan juga gak bisa level up meski dapat moral support atau ditemanin party berpuluh-puluh tahun. Ibarat kata film ini, orang akan berubah jika dicintai aja. Ujungnya mau berubah kembali lagi ke diri masing-masing. Masa lalu gak bisa diubah sama trauma juga jadi isu yang dibawa ama ini film.
Tapi sekali lagi, spotlight tetap di Sore sih. Arc 2 sampai akhir kelihatan kali sufferingnya Sore demi orang yang dia cintai. Terus diakhiri di ending ketika masa depan pun berubah kali di dunia paralel, malah berubah sendiri Jonatahan, ketemu bukan di nikahan tapi di pameran. Salaman, slow motion, recall mengingat semua memori yang ratusan ratusan kali itu diiringi lagu Barasuara, dah lah momen epic kali di endingnya.
Terakhir, kayaknya aku mau nonton lagi sekali untuk ngeliat detail apalagi yg pas aurora atau tetesan menit pertama sama di akhir karena sedikit kurang fokus nerima itu sama dialognya karena nahan mau buang air kecil. Intinya film keren kayak propaganda ktia disuruh cepat nikah deh wkwkwk
Pingback: Naramadi Menonton Superman - website naramadi | cosplay | cerita random